Logo Markshare Training

5 Langkah Pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) Perusahaan

menyusun program pelatihan karyawan

Bekerja selalu disertai dengan prosedur kerja yang sistematis dan dibuat oleh suatu perusahaan untuk mengatur jalannya pekerjaan, yang biasa disebut dengan SOP atau Standar Operasional Prosedur. SOP yang dibuat oleh perusahaan selalu mengacu pada sistem kerja yang dapat menghasilkan sesuatu yang maksimal dan efektif. Tentu saja SOP berlaku saat karyawan berada dalam perusahaan untuk memberikan patokan atau pedoman dalam bekerja. Manajemen perusahaan akan terbantu untuk memberikan penilaian kerja pada karyawan, apakah mereka melakukan pekerjaan sesuai dengan tata kerja, prosedur, dan sistem kerja yang ada. Selain itu SOP menjadi dasar hukum yang kuat apabila terjadi penyimpangan pekerjaan, dan juga memberikan pengetahuan tentang hambatan yang akan dihadapi oleh karyawan.

Maka, dengan melihat bahwa SOP perusahaan sangat penting, ada beberapa cara yang dapat diterapkan perusahaan dalam melakukan pembuatan standar operasional prosedur perusahaan, yaitu:


1. Pembuatan susunan kerja

Langkah pembuatan susunan kerja menjadi yang pertama karena akan mempengaruhi kualitas SOP selanjutnya. SOP akan berhubungan dengan susunan kerja karyawan, sehingga segalanya dapat diatur dan mempunyai prosedur yang jelas.

2. Rencanakan alur proses

Alur proses membahas hal yang berkaitan dengan format SOP seperti pembuatan template SOP dan akses yang diberikan oleh karyawan untuk dapat membaca dan mengetahui SOP perusahaan.

3. Wawancara setiap karyawan

Bagian selanjutnya perlu dilakukan wawancara pada setiap karyawan guna mengetahui aktivitas harian dalam bekerja. Kegiatan yang dilakukan karyawan dalam bekerja akan membantu Anda menyusun SOP kerja yang lebih tepat dan sesuai tujuan.

4. Pembuatan SOP

Langkah berikutnya adalah melakukan pembuatan SOP dengan menulisnya. Perancangan SOP dapat dilakukan dengan mengikuti jasa pelatihan bagi karyawan terutama HRD. Biasanya lembaga training memberikan pelatihan seputar karyawan untuk menunjang perusahaan mencapai tujuan, salah satunya adalah pembuatan SOP. Setelah SOP ditulis, ada baiknya SOP dibicarakan dengan pihak terkait untuk melihat apakah ada ketidaksesuaian peraturan.

5. Pelatihan SOP

Sebelum masuk ke langkah akhir, pastikan SOP sudah disetujui oleh pihak terkait, dan dilanjutkan dengan pelatihan SOP kepada karyawan. SOP diberikan pelatihan kepada karyawan agar dapat berjalan lancar. Perusahaan dapat mengadakan evaluasi setiap 6 atau 12 bulan. Guna evaluasi SOP adalah melihat apakah ada hal yang salah dalam SOP atau perlu ditambahkan dalam peraturannya.

Itulah kelima langkah untuk membuat SOP perusahaan yang perlu diketahui. Seorang HRD tentu harus mengetahui cara pembuatan SOP untuk mengelola perusahaannya. Untuk mempertajam cara pembuatan SOP, HRD atau karyawan dapat diikutkan pelatihan karyawan melalui lembaga training yang menyediakan jasa pelatihan pembuatan SOP atau bahkan yang mendukung kinerjanya dalam perusahaan. Salah satu lembaga training yang dapat Anda hubungi adalah Markshare.

Markshare memberikan jasa pelatihan bagi setiap karyawan perusahaan yang memerlukannya seperti public speaking, dunia HRD, akuntansi dan sebagainya. Apalagi jika saat ini kebanyakan perusahaan melakukan WFH sehingga kualitas kinerja tetap harus dijaga dengan baik. Guna mencapai tujuan tersebut, kami jasa pelatihan dan pengembangan karyawan Markshare siap membantu perusahaan Anda mengembangkan skill sekaligus mengupgrade kemampuan karyawan di perusahaan. Tentu saja di masa saat ini, kami menyediakan online training atau seminar online yang dapat dilakukan tanpa perlu mengkhawatirkan keadaan saat ini. Anda dapat menghubungi kami untuk mengetahui info lebih lanjut mengenai online training dan berbagai program yang kami sediakan.



Artikel Lainnya

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][et_pb_row column_structure=”1_2,1_2″ _builder_version=”4.3.2″][et_pb_column type=”1_2″ _builder_version=”4.3.2″][et_pb_post_slider include_categories=”2199,2996,8,436,6,5,849,current,10″ _builder_version=”4.3.2″][/et_pb_post_slider][/et_pb_column][et_pb_column type=”1_2″ _builder_version=”4.3.2″][et_pb_post_slider include_categories=”1,12,11,430,41,7,2491,434,9″ _builder_version=”4.3.2″][/et_pb_post_slider][/et_pb_column][/et_pb_row][et_pb_row _builder_version=”4.3.2″][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”4.3.2″][et_pb_post_nav prev_text=”5 Cara Menciptakan Kompetisi …” next_text=”5 Cara yang Tepat untuk …” _builder_version=”4.3.2″ title_text_color=”#ffffff” background_color=”#0c71c3″ custom_margin=”||||false|false” custom_padding=”10px|10px|10px|10px|false|false” box_shadow_style=”preset1″ box_shadow_color=”#c9c9c9″][/et_pb_post_nav][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
WhatsApp Support Chat