Hubungan masyarakat atau ilmu public relation adalah tentang reputasi. Reputasi sebenarnya terbangun dengan sendirinya, yaitu peraturan yang kita tetapkan sendiri untuk menghadapi pihak lain dan semua sudut pandang pihak lain kepada kita. Hal ini tentu saja berlaku secara perorangan maupun kelompok (organisasi), maka di situlah terbentuk yang kita sebut reputasi. Reputasi adalah hasil penilaian pihak lain tentang yang apa yang dilakukan, dikatakan dan semua aktifitas yang dikerjakan. Membangun reputasi yang tidak terencana mengakibatkan penilaian yang kurang jelas, sehingga penempatan kita dimata masyarakat menjadi kurang jelas dan akibatnya menjadi tidak popular dan tentu saja berdampak pada nilai jual produk kita. Pada masa ini, dimana era adaptasi menjadi keunggulan kita untuk menyesuaikan dengan keadaan dan teknologi menjadi tuan rumah segala adaptasi ini, maka reputasi makin mudah untuk dibangun. Semua kegiatan berubah menjadi online. Begitu juga dengan pelatihan karyawan bersifat online dan banyak lagi seminar online yang diselenggarakan, semua mampu menambah wawasan. Dan banyak tips yang kita peroleh untuk terus merapikan reputasi kita.

Membangun reputasi yang baik biasanya baru disadari setelah beberapa waktu berlalu. Bahkan pada kondisi tertentu, setelah mengalami suatu kasus (baca : Krisis) atau kendala dan benar atau salah dalam menanganinya baru kita disadarkan pada pentingnya membuat reputasi itu baik. Penanganan yang baik menyadarkan pentingnya rencananya membangun reputasi, apalagi penanganan kasus yang buruk, karena respon pihak luar sangat cepat terjadi jika kita melakukan kesalahan. Berita baik atau informasi yang baik, akan memberikan respon hangat yang kita harapkan, namun berita buruk dan suatu kesalahan dan tindakan yang sengaja maupun tidak akan menghasilkan respon yang sangat cepat. Siapkah kita mempunyai rating yang tidak stabil dari penilaian atas apa yang kita kerjakan? tidak terlambat untuk merapikan reputasi kita, berikut beberapa hal yang harus kita perhatikan.

  1. Menentukan posisi sesuai misi, menentukan misi pribadi maupun kelompok biasanya adalah panggilan murni yang agak susah diganti atau berubah. Panggilan Nurani menjadi ketetapan arah dari reputasi yang secara alamiah terbangun. Mengenai pergeseran karena keadaan yang dinamis hal ini tentu saja harus kita ikuti. Perubahan yang sangat cepat tidak memungkinakan kita tetap dengan cara-cara itu, namun banyak sekali penambahkurangan, sehingga memilih hal untuk kita melakukan sesuatu pun menjadi bagian dari hasil kerja yang melahirkan reputasi. Sehingga posisi apakah yang pada ujungnya kita harapakan, ini harus kita rencanakan dari awal, dan menentukan tindakan berikutnya.
  2. Membuat perencanaan tindakan, reputasi terbentuk bukan karena hanya segala respon atas berita namun semua yang dilakukan. Untuk perorangan menentukan kebiasaan yang positif akan merubah semua reputasi tersebut. Mulai bangun tidur lebih pagi, menentukan segala kegiatan dari pagi hingga sore, cara berperilaku (salam, sapa), cara merespon dalam keadaan terdesak, menggiatkan kegiatan spiritual adalah pembenahan proses pribadi yang perlu waktu sehingga terbentuk prilaku positif dan terbangun reputasi positif. Untuk kelompok atau organisasi, baik itu yang berorientasi bisnis maupun sosial, lebih detail lagi. Karena membangun nama baik adalah semua bentuk aktifitas yang terbaca oleh public adalah reputasi. Mulai dari fisik hingga jasa yang dapat diarasakan adalah reputasi. Sehingga seluruh proses didalam akan menentukan hasil akhir dari penilaian tersebut. Contoh suatu minuman susu dalam kaleng , dengan logo tertentu, nama brand dan produksi yang tidak selaras membuat pelanggan agak bingung. Memang hasil produk barang dan dampak pengguna adalah hasil yang tidak bisa dipungkiri, namun perencanaan yang kurang matang menghasilkan ketidaktepatan reputasi, dan bahkan memakan waktu, sehingga reputasi yg kita harapkan tidak segera terjadi.
  3. Memantau semua tindakan, tentang konsistensi ini adalah bagian yang terus menerus tiada henti. Sama halnya kita membuat baru, lebih mudah, namun merawat agar terus seperti baru diperlukan ketekunan yang tidak bisa berhenti. Jika secara kebiasaan baru yang kita buat itu telah membudaya di diri kita maka hal ini menjadi ringan, namun jika dalam hitungan hari kebiasaan yang kita rencakan tidak terbentuk, maka akan muncul ketidakjelasan. Demikian dengan proses bisnis, mulai dari logo yang pertama dilihat oleh public, bangunan fisik yang kita gunakan sebagai pusat kegiatan, pembekalan orang-orang pada bagian masing-masing hingga hasil dari produksi kita. Apakah berupa layanan ataupun barang, maka diperlukan lagi kemasan , tema yang ditentukan. Semua harus selaras, searah agar reputasi yang kita harapakan utuh. Bukan sesuatu yang kurang jelas. Pada produk teknologi yang perubahan begitu cepat, persiapan produksi yang matang harus disertai dengan perawatan agar produk tersebut dirasakan manfaatnya oleh pengguna, antisipasi masalahpun telah disiapkan, sehingga pada satu kasus tertentu permasalahan tersebut bisa segera diatasi dan reputasi itu tetap sesuai dan tetap pada jalannya. Hal ini harus betul-betul diperhatikan.

3 hal utama yang tidak mudah untuk dilakukan ini akan mudah jika kita sduah mempunyai ketetapan arah, dan mengisi segala piranti yang dibutuhkan untuk ketetapan tersebut. Bahkan membangun reputasipun membutuhkan kerja keras yang tidak sebentar. Kunci sukses apapun ternyata terletak dari awalan apa yang ada dipikiran kita, oleh karena itu budaya untuk terus menambah wawasan, literasi dan referensi adalah hal yang tidak boleh padam hingga individu tersebut makin matang dan sampai seterusnya.



Artikel Lainnya

5 Keuntungan CRM bagi Perusahaan

Customer Relationship Management (CRM) adalah strategi untuk mengelola semua hubungan dan interaksi perusahaan dengan pelanggan dan pelanggan potensial. Tujuan dari CRM adalah untuk mengumpulkan informasi yang cukup tentang pelanggan dan menggunakannya dengan cukup...

Manajemen Proyek Tangkas

Agile Project Management   Manajemen Proyek Tangkas atau Agile Project Management adalah metode manajemen proyek yang menggunakan teknik pengembangan yang singkat yang disebut scrum yang fokus pada peningkatan berkelanjutan dalam pengembangan suatu produk atau...

Kompetensi dan Konsistensi

“Orang pintar kalah dengan orang beruntung  namun orang beruntung kalah dengan orang konsisten.” Pernyataan ini kita amini , karena bukti nyata tentang konsistensi dan kompetensi. Kompetensi terbentuk dari prilaku yang dilakukan terus menerus dan menjadi kebiasaan....

Langkah-langkah Proses Mengurus SNI

Diasuh Oleh: Sutomo Asngadi, S.S., M.M.(Consultant/Executive Trainer Strategic Supply Chain, Logistics, Export Import dan Procurement Management) Beberapa waktu kita pernah mendengar membaca dan melihat berita tentang produk yang tidak ber SNI seperti berikut ini....

Typology Strategi Supply Chain Lean-Agile-Leave

By: SUTOMO ASNGADI S.S., M.M Dalam manajemen rantai pasokan ada beberapa pertanyaan mendasar yang sering kita jumpai: Barang apa yang akan kita buat dan kita kirim? Bahan dan suku cadang apa yang harus diperoleh untuk membuat produk? Berapa banyak, dan kapan? Apa dan...

Tips agar Menjadi Kreatif dan Inovatif untuk Melatih dan Mengembangkan SDM

Kreatif adalah suatu proses penemuan ide baru dari pengembangan ide lama yang disesuaikan dengan tujuan dan keadaan. Temuan baru yang menghasilkan suatu karya yang berguna kita sebut inovasi. Semua kegiatan baik dalam kegiatan sosial sehari-hari maupun yang bersifat...

Digital Mindset

Digitalisasi telah terjadi, era 4.0 telah dimulai dan terus berlanjut, perlahan tapi pasti kita menjadi bagian dari era ini. Semua aspek kehidupan memasuki era digital. Masa pandemi covid 19 memicu perubahan ini lebih cepat terjadi. Penggunaan teknologi menjadi masa...

5 Kompetensi Penting Bagi Karir Anda ( Kompetensi 4.0)

Berbicara tentang karir, masih banyak yang beranggapan bahwa karir adalah jenjang dalam pekerjaan. Jika sesorang telah bekerja pada perusahaan kebanyakan akan memastikan dirinya akan mengembangkan diri dan menyesuaikan diri dengan perusahaan itu. Hal ini adalah...

Pengendalian Operasional Treasury Perbankan

Treasury dalam arti kata bahasa adalah perbendaharaan, yaitu aktifitas yang menghasilkan pengelolaan sejumlah dana. Arti yang lain treasury juga adalah salah satu aktivitas finansial di perusahaan, perbankan dan non perbankan, yang berkaitan dengan 3 (tiga) aktivitas...

3 Langkah Membangun Reputasi yang Handal dalam Public Relation

Hubungan masyarakat atau ilmu public relation adalah tentang reputasi. Reputasi sebenarnya terbangun dengan sendirinya, yaitu peraturan yang kita tetapkan sendiri untuk menghadapi pihak lain dan semua sudut pandang pihak lain kepada kita. Hal ini tentu saja berlaku...

COMPENSATION dan BENEFITS

COMPENSATION dan BENEFITS Merancang Struktur & Skala Upah dan sistem Kompensasi Efektif Menurut Anda unsur apakah yang digunakan oleh perusahaan dalam menentukan besaran gaji Anda? Perusahaan pasti tidak akan begitu saja menetapkan besaran gaji (upah) karyawannya,...

Strategic Sourcing & Vendor Management

Strategic Sourcing & Vendor Management   Keberhasilan proses procurement/purchasing sangat ditentukan oleh bagaimana proses hubungan dengan vendor dilaksanakan. Seluruh masalah dalam vendor management yang terkait dengan;...

Problem Solving & Decision Making

Problem Solving & Decision Making    

Comprehensive Basic Accounting for Executive

Comprehensive Basic Accounting for Executive MATERI PELATIHAN: Hari - Pertama 1.      Akuntansi Bahasa Bisnis 2.      Laporan Keuangan – Fungsi Sistem Akuntansi dan Audit. 3.      Prinsip Akuntansi Yang Berlaku Umum di Indonesia dikenal dengan PSAK 4.      Laporan...

Metode Penyusunan Spesifikasi & HPS

Metode Penyusunan Spesifikasi & HPS     DESKRIPSI Proses penyusunan Spesifikasi serta Harga Perkiraan Sendiri (HPS) atau Owner Estimate (OE), oleh team terkait secara akurat & terperinci yang disertai; deskripsi ruang lingkup pekerjaan, desain,...

Teknik Penyusunan SOP menggunakan KPI

Teknik Penyusunan SOP menggunakan KPI   OVERVIEW Seringkali perusahaan mengalami kesulitan ketika cakupan skala usahanya semakin membesar. Kondisi demikian menuntut prosedur yang standar agar setiap karyawan memiliki tugas yang terstandar dan tidak saling lempar...

Effective Office Management

Effective Office Management With Kaizen 5S & Filing System   PENDAHULUAN: Manajemen perkantoran dapat didefinisikan sebagai perencanaan, pengendalian, dan pengorganisasian pekerjaan perkantoran, serta menggerakkan mereka yang melaksanakannya agar mencapai...

Financial Statement Analysis

Financial Statement Analysis AGENDA TRAINING TOPIK PELATIHAN ”FINANCIAL STATEMENT ANALYSIS” - FSA   SESI. 1. Financial Statement – an Overview a.       Subyek Utama Analisa Laporan Keuangan b.       Teknik, Alat, dan Acuan Penting dalam Melakukan Analisis Laporan...

Advanced Secretary Development Program

Advanced Secretary Development Program    

Leadership & Managerial Skills

SUCESSFULLY MANAGING PEOPLE “Leadership & Managerial Skills” OVERVIEW Bagi para Kepala Divisi, Kepala Unit, Supervisor maupun Manager dengan tugas-tugas baru (line manager), tidak dapat disangkal bahwa kepemimpinan menjadi salah satu masalah pokok dalam mengelola...
WhatsApp Support Chat