Dalam membangun bisnis, tentu Anda harus memilih strategi yang tepat agar bisnis dapat maju dan memiliki keberlanjutan yang baik. Lalu, bagaimana cara memilih strategi bisnis yang tepat? Nah, menggunakan analisis SWOT dan atau SOAR bisa menjadi pilihan yang tepat.
Tapi, mana sih jenis analisis yang paling tepat untuk bisnis Anda? Mari kita simak ulasan mengenai perbedaan analisis SWOT dan analisis SOAR berikut ini.

Definisi

Analisis SWOT merupakan instrumen perencanaan strategis yang terbilang klasik. Analisis ini terdiri dari kerangka kerja kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), kesempatan eksternal (opportunities), dan ancaman (threats).

Instrumen analisis ini memberikan cara yang mudah dan sederhana untuk memilih cara terbaik untuk mengimplementasikan sebuah strategi. Baik saat Anda akan mendirikan sebuah bisnis atau mengembangkan bisnis menjadi lebih baik lagi. Analisis ini sangat berguna bagi para perencana untuk mengetahui apa saja yang perlu dicapai dan apa saja yang perlu diperhatikan.

Sedangkan analisis SOAR merupakan salah satu analisis alternatif selain SWOT. Analisis ini terdiri dari kerangka kerja kekuatan (strengths), kesempatan eksternal (opportunities), aspirasi (aspirations), dan hasil (results). Walau metode ini terbilang baru, tetapi metode analisis ini sudah memberikan banyak manfaat. Analisis ini berasal dari pendekatan Appreciative Inquiry yang lebih menitikberatkan pada identifikasi dan pembangunan peluang dan kekuatan dibandingkan menitikberatkan pada kelemahan, masalah, dan ancaman.

Maka, dapat kita simpulkan bahwa titik perbedaan dari kedua analisis ini adalah substansi yang dianalisis.
Elemen-Elemen Analisis

Analisis SWOT

Teknik analisis SWOT dibuat oleh Albert Humphrey pada tahun 1960-an. Umumnya, analisis ini diimplementasikan pada sebuah rencana, proyek, organisasi, atau aktivitas bisnis untuk membuat strategi dan perencanaan yang matang.

Berikut berbagai elemen analisis SWOT:

  1. Strength (Kekuatan)
    Elemen ini menyoroti kekuatan yang dimiliki oleh sebuah bisnis atau perusahaan dan tentunya yang dapat memberikan pengaruh positif. Pihak organisasi atau perusahaan dapat menganalisa apa saja keunggulan, keunikan, dan kelebihan yang dimiliki perusahaan dibandingkan dengan perusahaan lain.
  2. Weakness (Kelemahan)
    Setiap perusahaan dan bisnis tentu mempunyai kelemahan yang dapat berpengaruh negatif. Dengan mengetahui apa saja kelemahan dari perusahaan, maka nantinya Anda dapat mendapatkan informasi untuk bahan perbaikan.
    Posisikan diri Anda sebagai konsumen yang umumnya lebih tahu apa yang menjadi kekurangan sebuah perusahaan. Pada elemen ini, biasanya Anda juga akan menganalisis apa saja yang perusahaan lain punya tetapi tidak dimiliki oleh perusahaan Anda.
  3. Opportunity (Peluang)
    Salah satu hal yang penting untuk menentukan perkembangan perusahaan adalah menganalisis peluang. Lihatlah peluang apa saja yang ada dan tren apa yang sejalan dengan perusahaan sehingga dapat membantu perusahaan maju dan berkembang. Hal ini perlu dipertimbangkan agar bisnis Anda dapat diterima dan bertahan di masyarakat.
  4. Threat (Ancaman)
    Menganalisis ancaman mencakup berbagai hal yang mungkin menerpa perusahaan sehingga bisa menghambat perkembangan perusahaan. Dengan melihat ancaman yang ada, Anda bisa menentukan apakah bisnis tersebut bisa bertahan atau tidak. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan contohnya hal-hal yang dilakukan kompetitor, minat konsumen, ketersediaan konsumen, dan kekuatan keuangan Anda.

Analisis SOAR

Analisis SOAR merupakan salah satu pendekatan terhadap rencana strategis. Analisis ini mempunyai beberapa keuntungan jika dibandingkan dengan model tradisional. Analisis ini memungkinkan anggota organisasi menentukan dan menciptakan masa depan yang mereka inginkan sendiri. Fokus internal pada analisis ini adalah kekuatan organisasi.

Berikut beberapa elemen dari analisis SOAR:

  1. Strength (Kekuatan)
    Seperti halnya analisis SWOT, elemen ini merupakan tahap di mana Anda perlu mengidentifikasi apa saja yang menjadi kekuatan bisnis atau perusahaan.
  2. Opportunity (Kesempatan)
    Dalam analisis ini, Anda juga perlu melihat peluang apa saja yang dapat diimplementasikan untuk memajukan perusahaan.
  3. Aspirations (Aspirasi)
    Aspirasi adalah sebuah langkah mengenai masa depan yang Anda inginkan. Jadi, elemen ini adalah sebuah bentuk gambaran tentang apa yang Anda harapkan untuk diraih di masa depan.
  4. Result (Hasil)
    Elemen ini berisi daftar hasil yang sudah terukur untuk diwujudkan. Dengan elemen ini, Anda dapat membuktikan jika kinerja atau aksi yang Anda lakukan membuahkan hasil.

Penutup

Itu dia perbedaan antara analisis SWOT dan analisis SOAR yang patut Anda ketahui. Anda bisa menggunakan salah satu dari analisis tersebut untuk menentukan strategi bisnis yang tepat. Jika Anda ingin mempelajari lebih banyak lagi mengenai bisnis atau ingin membuat program pengembangan karyawan, Anda dapat mengikuti berbagai kelas menarik dari Markshare Training.

Markshare menyediakan tiga layanan utama: public training, in-house training, dan outbound training. Untuk public training, Markshare menyajikan program bulanan rutin yang menarik dengan berbagai topik dan kategori profesi.

Sedangkan untuk in-house training, pelatihan ini didesain secara khusus dan membahas topik yang relevan sesuai dengan apa yang perusahaan atau organisasi Anda butuhkan. Selain itu, Markshare juga menyediakan pelatihan outbound yang bermanfaat untuk membangun tim yang efektif, kompak, dan berperforma tinggi.

Mana nih jenis pelatihan yang paling Anda minati dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda?


Artikel Lainnya

Dijamin Efektif, Berikut Tips-Tips Jitu Meningkatkan Kepuasan Kerja pada Karyawan

Untuk mencapai tujuan perusahaan, karyawan merupakan sumber daya yang penting. Maka, mengelola SDM...

COMPENSATION dan BENEFITS

COMPENSATION dan BENEFITS Merancang Struktur & Skala Upah dan sistem Kompensasi Efektif...
WhatsApp Support Chat