Logo Markshare Training

Tips agar Menjadi Kreatif dan Inovatif untuk Melatih dan Mengembangkan SDM

pelatihan sdm kreatif dan inovatif

Kreatif adalah suatu proses penemuan ide baru dari pengembangan ide lama yang disesuaikan dengan tujuan dan keadaan. Temuan baru yang menghasilkan suatu karya yang berguna kita sebut inovasi. Semua kegiatan baik dalam kegiatan sosial sehari-hari maupun yang bersifat profesional yang mengandung temuan tersebut adalah kreativitas dan inovasi. Kreativitas dan inovasi sebenarnya makin terbentuk jika kita sering menemukan berbagai kendala di lapangan, berhubungan dengan selera dan munculnya rasa bosan. Ketiga hal itu menjadi pemicu sehingan kreativitas dan inovasi muncul. Kadang kala memang sangat susah muncul ide baru, dan tidak terpikir apapun, namun pada saat tertentu hal ini akan muncul dan temuan baru yang menarik dan berdaya guna.

Suatu keadaan yang memaksa kita bergerak dengan segera dan berubah-rubah juga membuat kita serta merta mempunyai rencana yang tidak hanya satu macam, hal ini juga memaksa kita untuk memunculkan ide terus menerus. Rencana A, B dan C adalah sederetan pemikiran yang dimulai dari suatu standar keadaan, namun sangat tidak mungkin jika tidak kita sertai model ide yang baru. Ide model adalah harus bagi semua kaum professional, namun temuan ide saja sudah menjadi awalan untuk menemukan ide model.

Bagaimanakah agar kita mampu terus menerus menemukan ide dan mengembangkan sehingga menjadi suatu bentuk invovasi? apakah inovasi juga berhenti sampai disini saja? Jawabannya tentu tidak. Dalam dunia profesional area pelatihan dan pengembangan SDM, sudah bukan lagi hal yang mewah. Area ini harus juga menjadi prioritas. Jika pelatihan dan pengembangan SDM masih menjadi pilihan terakhir, maka kreativitas dan inovasi adalah seperti wacana. Ada yang secara individu mampu berkembang sehingga ide selalu muncul , namun lebih banyak individu yang menjadi pengikut. Bagaimanakah agar yang kebanyakan ini dapat memunculkan idenya, tentunya kultur internal dan komunikasi berperan. Sekali lagi mewujudkan lingkungan yang terbuka dan mampu membuat setiap individu mengungkapkan apa yang ada dipemikirannya adalah wadah agar kreativitas dan inovasi itu berkembang.

Beberapa kegiatan yang mampu memicu agar muncul ide baru adalah

  1. Seringlah ‘ngobrol’(berbicara) atau diskusi dengan siapa pun, dengan lingkungan terdekat maupun teman kantor yang mungkin baru kita kenal dan banyak kalangan. Obrolan atau subyek pembahasan biasanya ada dua, tentang subyek tertentu atau cerita tentang kita sendiri. Artinya subyek pembicaraan adalah internal dan eksternal Jika eksternal kita harus menggali pendapat lawan bicara dan juga kita sendiri, dari sini muncul bebearpa ide. Ide bukan saja untuk membuat solusi saat ini, namun jika kita terhalang suatu kendala, pengalaman berbicara dengan banyak orang mampu memunculkan ide. Jika pembicaraan tentang diri kita atau internal, maka pelajari kelebihan lawan bicara kita, bukan kekurangannya. Dengan mempelajari kelebihan-kelebihan itu membuat kita banyak belajar dan mencari tau segala hal. Sehingga kita mampu memunculkan ide dan mengembangkannya, jadilah Ide baru yang kreatif. Jika kelebihannya itu mampu kita contoh, bermula dari meniru dan mengembangkannya akan muncul kreativitas dan inovasi.
  2. Jika kita bekerja dalam tim, bangun relasi sebaik mungkin dengan semua tim, dan ajak diskusi, luangkan suatu waktu untuk bisa berkumpul tidak hanya pada saat ada masalah. Sebuah tim akan tumbuh lebih sempurna jika sering bertatap muka.
    Salah satunya adalah :
    • Pancing setiap anggota untuk mengeluarkan pendapat, dalam posisi apa pun kita coba memfasilitasi untuk mengarahkan setiap orang untuk menyampaikan pendapat, dalam konteks apapun. Jika posisi kita lebih tinggi (memimpin) hal ini lebih mudah kita lakukan, namun jika tidak, cobalah untuk menjadi orang yang hangat yang mampu memecahkan keadaan dan mengeluarkan inisiatif.

    • Identifikasi masalah dan cari solusi, secara bersama mendiskusikan jenis masalah dan solusi.

    • Berikan masukan positif, sehingga muncul solusi dengan ide kreatif, yaitu kita berusaha memberikan pendapat atau saran dan kita diskusikan bersama.

    • Jangan lupa beri apresiasi, memberi semangat akan membuat sesorang makin bergairah dan menjaga pemikiran yang spesifik yang memunculkan ide.

  3. Selalu luangkan waktu untuk refreshing (piknik), baik untuk kita sendiri, maupun untuk tim atau dalam lingkungan keluarga. Dengan ikatan batin (bonding ) yang lebih terbangun, maka makin mudah dan ringan untuk tidak saja menghadapi masalah, tapi juga mengeluarkan ide kreatif. Refreshing tidak harus pergi kesuatu daerah wisata atau bahkan keluar negeri, namun berkumpul di suatu coffe shop, atau resto ataupun stay disuatu tempat yang nyaman, memudahkan untuk kita memunculkan hal baru. Tempat dan suasana yang baru adalah penyegaran sehingga otak kita mampu menemukan hal di luar kebiasaan.


Ketiga hal ini adalah yang mendasar yang dapat kita lakukan, agar kreatif dan inovatif. Terlihat dari ketiga kegiatan tersebut adalah aktifitas mengelola diri dan pikiran, sehingga sebenarnya kita manusia, mahkluk sosial sangat tergantung satu sama lain, sangat membutuhkan satu sama lain. Lebih terkoneksi kita makin berkembanglah kita. Itu sebabnya pengembangan diri manusia menjadi perkembangan individu dalam organisasi atau orang perorang dalam masyarakat. Makin kita bisa mengembangkan diri makin mudah kita melangkah ke jenjang yang lebih tinggi dalam hidup dan karir kita. Sudah selayaknya kita mampu menjadi manusia yang terbuka dan terkoneksi dengan siapa pun secara sosial maupun profesional.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
WhatsApp Support Chat