“Orang pintar kalah dengan orang beruntung  namun orang beruntung kalah dengan orang konsisten.” Pernyataan ini kita amini , karena bukti nyata tentang konsistensi dan kompetensi. Kompetensi terbentuk dari prilaku yang dilakukan terus menerus dan menjadi kebiasaan. Menurut KBBI kompetensi adalah 1 kewenangan (kekuasaan) untuk menentukan (memutuskan sesuatu); 2 Ling kemampuan menguasai gramatika suatu bahasa secara abstrak atau batiniah. Terdapat aspek teknikal yaitu kemampuan dan aspek dimesi keluasan yaitu fungsi dan penyebarannya. Sehingga kompetensi menurut saya adalah kemampuan seseorang dalam fungsi tertentu pada suatu area tertentu yang berkembang terus menerus.

Kompetensi wajib dimiliki siapapun yang mempunyai komitmen pada bidang yang sedang dilakukan dan dipengaruhi juga oleh bakat dan minat. Dalam kurun waktu tertentu kompetensi ini secara otomatis bertambah dan sama sekali bukan karena untung-untungan. Hanya ada yang cepat ada yang lambat, dan faktor ini hanya dipengaruhi oleh kemauan.  Secara professional kompetensi adalah suatu kemampuan atau kecakapan yang dimiliki oleh seseorang dalam melaksanakan suatu pekerjaan atau tugas di bidang tertentu, sesuai dengan jabatan yang disandangnya.

Pendapat lain mengatakan arti kompentesi adalah suatu keterampilan, pengetahuan, sikap dasar, dan nilai yang terdapat dalam diri seseorang yang tercermin dari kemampuan berpikir dan bertindak secara konsisten.  Dengan kata lain, kompetensi tidak hanya tentang pengetahuan atau kemampuan seseorang, namun kemauan melakukan apa yang diketahui sehingga menghasilkan manfaat. Menurut Jack Gordon (1998), ada 6 aspek yang terkandung dalam konsep kompetensi, yaitu :

  • Pengetahuan (knowledge)
  • Pemahaman (understanding)
  • Kemampuan (skill)
  • Nilai (value)
  • Sikap (attitude)
  • Minat (interest)

Secara etimologis kata “kompetensi” diadaptasi dari bahasa Inggris, yaitu “competence”  atau “competency” yang artinya kecakapan, kemampuan, dan wewenang.  Sehingga pengertian kompetensi adalah gabungan antara pengetahuan, keterampilan dan atribut kepribadian seseorang sehingga meningkatkan kinerjanya dan memberikan kontribusi bagi keberhasilan organisasinya.

Setelah mengetahui gambaran tentang apa itu komptensi, bagaiamana komptensi ini mempengaruhi kesuksesan kita? Beberapa hal yang mempengaruhi komptensi, Menuruw Zwell (2008) terdapat beberapa faktor yang bisa mempengaruhi kompetensi seseorang. Faktor-faktor tersebut diantaranya adalah:

  • Keyakinan dan nilai-nilai
  • Keterampilan
  • Pengalaman
  • Karakteristik pribadi
  • Motivasi
  • Isu emosional
  • Kemampuan intelektual

Jika kita amati lebih lanjut aspek-aspek yang terkandung dalam kompetensi dan yang mempengaruhinya hampir semua ada didalam diri sendiri.  Beberapa jenis kompetensi yaitu yang paling mendasar adalah kompetensi dasar dan komptensi penunjang, kompetensi penunjang inilah yang menyesuaikan diarea apa tugas dan fungsi kompetensi ini dikembangkan. Hampir semua orang memiliki kompetensi , namun yang bisa diukur dan diperhitungkan adalah komptensi profesional yang memilki konsekwensi logis yaitu upah,gaji atau investasi yang dihasilkan oleh komptensi tsb. Itu sebabnya dibuat lagi ukuran-ukuran yang dapat menentukan nilai dari kompetnsi tsb. Sebuah jabatan sosial seharusnya juga memiliki kompetensi, namun sayangnya kompetensi dalam budaya masyarakat masih digunakan bagi jabatan yang professional (baca: mempunyai upah). Ayah, ibu, anak, seorang ketua RT, RW dan semua jabatan dalam organisasi sosial juga memiliki komptensi, namun hal ini tidak memiliki standard dan keharusan.

Setelah mengetahui kompetensi dan semua apeknya, bagaiamana mencapai keunggulan, bagaiamana kita sendiri merasakan kepuasan dari kompetensi kita? Benar bahwa mengasah semua kemampuan yang mempengaruhi adalah keharusan. Terutama yang paling mudah adalah keterampilan teknis , kita dapat mengikuti pelatihan management, seperti mengikuti public training yang diselenggarakan oleh Markshare Training. Di masa saat ini (pandemi) lebih banyak online training atau pelatihan online yang programnya telah disesuiakan untuk pelatihan karyawan saat ini. Atau jika itu mengani suatu pengathuan umum banyak sekali seminar online yang diselenggarakan. Melatih diri secara nyata adalah belajar yang berkesinambungan dan makin tinggi jabatan professional makin penting untuk menambah daya kepimpinan dan soft skills kita.

Setelah mengasah kemampuan yang menjadi pokok agar kita makin mencapai goals dalam hidup kita, yang tak kalah penting adalah konsistensi dalam melakukannya. Sehingga sehebat apapun kita mengasah kompetensi jika tidak kita lakukan secara terus menerus atau hanya sesekali, maka kita akan berada diurutan bawah. Perkembangan informasi tehnologi membari banyak kemudahan dan lunturnya banyak nilai-nilai, tidak ada alasan bagi kita untuk melakukan secara tidak konsisten. 

Dalam matematika terdapat deret hitung yaitu bertambah dengan faktor penentu tertentu, sekecil apapun faktor penambahnya maka jika terus diikuti sesuai deret angka, akan bertambah besar. Demikian dengan konsistensi, bukan tentang kualitas tapi rutinitas walau sekecil apapun.  Jika setiap hari, maka diujungny akan didapati sesuati yang besar.

Sehingga menurut saya, untuk meraih tujuan kita, mengasah kompetensi dan melakukannya secara konsisten adalah kemenangan mutlak.  Kita memilik minat dan bakat , secara kasad tidaklah disemua bidang harus kita kuasai, namun untuk menguasai satu bidang dan menjadi pemenang menjadi sesuatu yang tidak berlebihan saat ini. Selalu mencari tau apa keinginan terbesar dan mewujudkannya adaalh pencapaian yang membuat hidup kita lebih dapat dinikmati. Selamat bertugas dibidang apapun dan terus asah kompetensi secara konsisten, niscaya hasilnya akan kita rasakan suatu saat nanti.

Salam konsisten

Jika Anda ingin mengasah kompetensi dan konsistensi Anda, hal tersebut dapat dilakukan dengan mengikuti berbagai pelatihan dan pengembangan SDM yang sesuai dengan skill dan kompetensi yang Anda butuhkan. Setiap perusahaan tentu akan mengembangkan keterampilan karyawannya dengan mengikuti training SDM yang sudah disediakan oleh beberapa perusahaan pelatihan karyawan. Salah satu yang dapat Anda ikuti adalah program pelatihan Online Training Karyawan ataupun Seminar Online dari Markshare, yaitu sebuah lembaga pelatihan dan pengembangan SDM yang akan membantu Anda dalam mengembangkan skill dan kompetensi. Silakan hubungi Markshare untuk konsultasi lebih lanjut mengenai pelatihan yang Anda butuhkan.

WhatsApp Support Chat