Stres kerja dapat dialami oleh semua karyawan karena memiliki perbedaan ekspektasi yang ada dalam dirinya dengan realita pekerjaan yang ada. Apalagi di kota besar pun, banyak fenomena stres karyawan yang pada akhirnya menjadi serius dan mempengaruhi cara kerjanya serta penurunan produktivitasnya. Apalagi pada tahun 2020 hingga 2021 dimana adanya lonjakan pandemi covid-19 yang berdampak pada sisi psikologi dan juga mental dari setiap orang termasuk karyawan. Walaupun begitu, sebenarnya banyak beberapa alasan mengapa seorang karyawan mengalami stres kerja, diantaranya beban kerja yang tinggi, kurangnya jumlah upah, lingkungan kerja yang kurang mendukung, tidak adanya kesempatan untuk mengembangkan diri, dan tugas-tugas yang kurang menantang atau sulit diselesaikan. Maka dari itu perusahaan juga perlu mencari cara untuk mengelola stres karyawan di tempat kerja, diantaranya :
 

1. Menciptakan suasana kerja yang menyenangkan dan nyaman
      Kenyamanan kerja dan suasana kerja yang menyenangkan menjadi salah satu faktor seseorang bertahan menjadi karyawan di perusahaan tersebut. Suasana yang nyaman dan menyenangkan akan membuat kantor terhindar dari konflik antar karyawan. Biasanya masalah persaingan menjadi salah satu pemicu adanya konflik di dalam kantor. Dalam poin ini, seorang HRD harus mengambil peran untuk membuat program yang menciptakan kenyamanan di dalam kantor. Namun, jika saat ini kebanyakan karyawan menjalani WFH, maka dapat dibuat untuk menjaga komunikasi yang menyenangkan dalam bekerja walaupun berbeda tempat.
2. Memberikan penghargaan atas kerja kerasnya
      Penghargaan atas kerja keras tentu membuat karyawan merasa diperhatikan dan dihargai atas setiap pekerjaan atau pencapaiannya. Reward tidak selalu mengenai materi tetapi juga dapat berupa pujian atau ucapan terima kasih sebagai tanda bahwa perusahaan sangat senang dengan apa yang dikerjakannya. Selain itu perusahaan juga dapat memberikan jabatan baru atau kenaikan gaji. Bahkan perusahaan juga dapat memberikan pelatihan karyawan guna meningkatkan skillnya yang berujung pada gelar yang diberikan oleh karyawan tersebut.
3. Memfasilitasi pengembangan skill karyawan agar semakin fokus dalam pekerjaannya
      Tuntutan tanpa disertai dengan fasilitas maka hanya akan menimbulkan konflik atau situasi stres pada karyawan. Ada baiknya perusahaan selalu memberikan ruang untuk karyawan semakin berkembang dengan tuntunan seperti pengembangan dan pelatihan SDM baik secara offline maupun dalam bentuk training online. Dengan begitu karyawan tidak merasa tertuntut tetapi merasa dibimbing dan difasilitasi oleh perusahaan untuk semakin maju dalam karirnya.

 


Artikel Lainnya

Langkah Mudah Analisis Laporan Keuangan dan Berbagai Metodenya

Analisis laporan keuangan sangat penting untuk dilakukan. Hal tersebut bertujuan supaya data...

COMPENSATION dan BENEFITS

COMPENSATION dan BENEFITS Merancang Struktur & Skala Upah dan sistem Kompensasi Efektif...
WhatsApp Support Chat