4 Keterampilan Dasar Jurnalis untuk Konten Marketing

Seorang jurnalis tentu memiliki keterampilan jurnalistik yang menunjang dalam pekerjaannya, salah satunya ialah menulis konten. Konten yang dihasilkan oleh seorang jurnalis tentu bersifat aktual, teratur dan dilengkapi dengan strategi konten marketing. Para jurnalis pastinya selalu mengasah keterampilannya dengan melakukan pelatihan menulis ataupun lainnya. Maka tidak heran jika keterampilan jurnalistik dapat juga membantu dalam penjualan atau pemasaran suatu produk yang disebut dengan konten marketing.

Konten marketing tidak selalu kaku mengarah ke promosi atau penjualan secara langsung. Ada berbagai macam cara kreatif dalam membuat konten marketing, seperti misalnya storytelling atau menceritakan kisah yang relevan dengan strategi pemasaran produknya. Adapun jenis iklan advertorial dimana kemampuan jurnalistik sangat dibutuhkan dalam pembuatan iklan dalam model berita yang ditampilkan di media.

Lalu, sebenarnya apa saja keterampilan jurnalistik yang bermanfaat dan dibutuhkan untuk membuat konten marketing? Berikut ini 4 keterampilan jurnalistik yang perlu Anda ketahui

1. Menerapkan 5W 1H untuk pembuatan konten
Keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh setiap jurnalis adalah 5W 1H, yaitu formula sederhana dalam mengumpulkan informasi sesuai fakta di lapangan. Dalam hal menulis perlu adanya informasi yang memenuhi 5W 1H, untuk dapat memecahkan masalah. Konten marketing tentu juga harus memiliki elemen siapa, apa, di mana, mengapa, kapan dan bagaimana. Sehingga pemasaran produk akan dapat sampai langsung kepada konsumennya.

2. Konten kredibel
Dalam hal kredibilitas, seorang jurnalis sudah pasti mengantongi kemampuan ini. Menuliskan konten yang faktual dan kredibel akan membuat pembaca merasa tidak dibohongi. Tentu saja untuk mengumpulkan konten yang kredibel diperlukan fakta-fakta dari berbagai sumber. Keterampilan dalam membuat konten yang kedibel didapatkan oleh seorang jurnalis dalam pelatihan yang biasanya diberikan oleh perusahaan dalam program training SDM. Dengan banyaknya pelatihan yang dilakukan, maka kemampuan menulis akan semakin terasah dan bermanfaat bagi bisnis manapun.

3. Kejelasan informasi yang disajikan
Terkadang banyak orang tidak terlalu menyukai topik yang membosankan, maka dari itu perlu adanya kemasan khusus dalam menulis agar menarik untuk dibaca. Kemampuan jurnalis yang dapat digunakan dalam menunjang konten marketing adalah kejelasan informasi yang disajikan. Tentu saja, agar produk sampai pada target konsumen, informasi yang berhubungan dengan produk harus disampaikan secara jelas, padat dan kreatif.

4. Keterampilan storytelling
Keempat adalah keterampilan yang didapatkan ketika seseorang terus berlatih menulis yaitu keterampilan storytelling yang menjadi dasar seorang jurnalis. Mendongeng melalui konten dapat menjadi model kampanye yang sukses. Seorang jurnalis dapat menemukan alur cerita dari berbagai sisi dan kalangan. Sehingga konten marketing juga harus memiliki alur cerita agar menarik pembaca untuk mengetahui lebih lanjut mengenai produk yang ditawarkan.

Itulah keempat keterampilan jurnalis yang dapat membantu konten marketing dalam hal penjualan. Jika Anda bukanlah seorang jurnalis, Anda tetap dapat mengasah keterampilan tersebut dengan mengikuti berbagai pelatihan jurnalis atau pembuatan konten marketing. Setiap perusahaan tentu akan mengembangkan keterampilan karyawannya dengan mengikuti training SDM yang sudah disediakan oleh beberapa perusahaan pelatihan karyawan. Salah satu yang dapat Anda ikuti adalah program pelatihan dari Markshare, yaitu sebuah lembaga pelatihan dan pengembangan SDM yang akan membantu Anda dalam mengembangkan skill kerja. Silakan hubungi Markshare untuk konsultasi lebih lanjut mengenai pelatihan yang Anda butuhkan.

WhatsApp Support Chat